Mengawali tahun ajaran baru 2025/2026, SMA Negeri 1 Parakan mengadakan pembinaan iman dan takwa kepada para guru serta karyawan, yang bertepatan dengan agenda kajian rutin yang diadakan setiap Jumat kliwon.
Pelaksanaan kajian yang sudah berlangsung lebih dari 2 tahun ini menghadirkan Bp. Ahmad Taufik Sufyan Setiawan, S.S sebagai narasumber, yang kebetulan beliau juga menjabat sebagai Plt. Kepala Sekolah di SMA Negeri 1 Parakan sejak Juni 2025.
Dalam mengawali tausiyahnya, setelah membaca tahmid dan shalawat kepada kanjeng Nabi Muhammad, beliau mengutip hadis Nabi: “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid), membaca Kitabullah (al-Qur’an) dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), mereka akan dinaungi rahmat, mereka akan dinaungi para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang ada di sisi-Nya.” (HR. Muslim). Sungguh hadits ini merupakan penegasan, bahwa saat ini kita sedang berkumpul dalam majelis ilmu dengan memperoleh 4 keuntungan di dalamnya; [1] Turunnya sakinah/ ketenangan dalam jiwa, [2] Dinaungi rahmat yang tidak terhingga, [3] Dinaungi malaikat dengan doa dan permohonan ampun mereka untuk kita, dan [4] Allah senantiasa menyebut nama-nama kita di hadapan para malaikat.
Dalam membahas tema ini, salah satu ayat favorit beliau bersumber dari surat az-Zumar (39) ayat 73. Allah berfirman di dalamnya: “Orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan sehingga apabila mereka telah sampai di sana dan pintu-pintunya telah dibuka, para penjaganya berkata kepada mereka, “Salāmun ‘alaikum (semoga keselamatan tercurah kepadamu), berbahagialah kamu. Maka, masuklah ke dalamnya (untuk tinggal) selama-lamanya!”. Melalui ayat ini, Allah mengajak kita untuk senantiasa mengikuti kegiatan dan agenda yang mendorong untuk turut serta dalam rombongan kebaikan.
Beliau menambahkan, bahwa syafaat ada 2; yaitu syafaat ammah (umum) dan khassah (khusus). Syafaat yang pertama adalah syafaat yang dapat dibagikan sesama orang-orang beriman. Termasuk kita di dalamnya. Alangkah indahnya jika kita saling berlomba untuk dapat memberikan syafaat kepada sesama dengan syafaat ini. Tentunya, syafaat sesama mukmin dapat terealisasi atas izin Allah sesuai yang tertera dalam ayat Kursi ‘man dzalladzi yasyfa’u ‘indahu illa bi idznih’. Adapun syafaat yang kedua adalah syafaat yang khusus diberikan kanjeng Nabi kepada umatnya pada hari kiamat nanti.
Sebelum mengakhiri tausiyahnya, beliau menjelaskan ciri berteman yang dapat mendatangkan syafaat dengan mengutip surat an-Nisa’ (4) ayat 114. [1] Mengajak temannya untuk bersedekah, [2] Mengarahkan sahabatnya untuk berbuat kebaikan, dan [3] Mendamaikan saudaranya yang sedang berselisih. Dengan demikian, kita akan betul-betul memiliki sahabat dunia-akhirat yang dapat memberikan syafaat di akhirat kelak.
Saat mengakhiri tausiyahnya, beliau berpesan: “Mari jadikan komunitas yang kita miliki sebagai sarana untuk kebaikan di dunia maupun di akhirat.”
Demikian sedikit untaian nasehat dari pak Taufik untuk mengisi relung batin dan rohani Bapak/Ibu Guru-Karyawan agar senantiasa semangat dalam menjalin persahabatan yang memiliki ikatan baik di dunia dan di akhirat, terutama saat bercengkrama di tempat kerja tercinta, SMA Negeri 1 Parakan. Wallâhu A’lam….
Narasumber : Bp. Ahmad Taufik S S, S.S
Judul : Teman Pemberi Syafaat
Hari / Tanggal : Jumat, 01 Agustus 2025
Tempat : Masjid Ulul Albab