Mewujudkan satuan pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan merupakan bagian dari visi yang terus diupayakan SMAN 1 Parakan. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan menyatukan tekad membangun satuan pendidikan ramah anak. Seperti yang diungkapkan Aisjah-Kepala SMAN 1 Parakan pada kegiatan In House Training Selasa, 4 Maret 2024 bahwa satuan pendidikan ramah anak merupakan salah satu upaya bersama untuk memberikan layanan pendidikan yang berpusat pada peserta didik sehingga tercipta sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan, serta menjadi stimulus peserta didik dalam peningkatan prestasi. Kegiatan ini diikuti oleh guru, karyawan, perwakilan peserta didik, dan perwakilan orang tua peserta didik. Materi dikemas menggunakan paket lengkap, mencakup 1) Konvensi Hak Anak; 2) Pemahaman SRA, 3) Disiplin Positif; dan 4) Praktik Baik SRA, dengan menghadirkan Nara sumber fasilitator nasionalis SRA, yaitu Didik Teguh Prihanto, M.Pd . Pada kesempatan tersebut, Didik memandu seluruh peserta IHT meneriakan Yel-yel SRA yaitu Anak Senang, Guru Tenang, dan Orang tua Bahagia. Kegiatan IHT dikemas apik oleh Dono Nugroho sebagai Ketua Panitia, sehingga seluruh peserta bersemangat hingga akhir kegiatan.
Satuan pendidikan ramah anak (SRA) dimaknai sebagai satuan pendidikan formal, non formal, dan informal yang mampu memberikan pemenuhan hak dan perlindungan khusus bagi anak termasuk mekanisme pengaduan untuk penanganan kasus. Dalam mendukung satuan pendidikan ramah anak ini, Rahtikawati sebagai Ketua SRA bersama tim SRA menyusun rangkaian program diantaranya membangun komitmen untuk cegah perundungan, dan segala bentuk kekerasan lainnya, serta kesiapan siswa untuk menjaga lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Program SRA SMAN 1 Parakan diharapkan menguatkan karakter, dan meningkatkan presatasi siswa (Icha70).