Pembelajaran Kolaboratif Hasilkan Parade Drama yang Kreatif

Pembelajaran Kolaboratif Hasilkan Parade Drama yang Kreatif

Parade pementasan drama kelas XI telah dilaksanakan pada 4-7 Maret 2024. Proyek ini merupakan gagasan guru mapel Bahasa Indonesia dan Seni Budaya SMAN 1 Parakan yang berkolaborasi dalam pembelajaran. Dua mapel ini memiliki kesamaan materi pada semester genap di kelas 11. Pada mapel Bahasa Indonesia ada materi drama, sedangkan mapel Seni Budaya di semester ini guru pengampu fokus pada seni teater. Oleh karenanya untuk memberi waktu latihan lebih banyak digagaslah pembelajaran kolaboratif drama. Uniknya, di tahun kedua proyek ini, tema yang dipilih dalam pembuatan naskah drama ialah Filosofi Jawa yang mendukung SMANPA sebagai sekolah budaya.

Butuh waktu kurang lebih dua bulan untuk siswa menyiapkan pementasan. Awalnya siswa berdiskusi memilih sutradara dan penulis naskah. Selanjutnya siswa menentukan tema yang akan dibuat naskah. Tema-tema tersebut di antaranya yaitu, Urip Iki Urup, Ajining Diri Saka Lathi, Becik Kethithik Ala Ketara, Wang Sinawang, Adegan Adigung Adiguna, dan Sapa Nandur Bakal Mujur. Dalam pembuatan naskah, guru memberikan keleluasaan untuk mengadaptasi dari karya yang sudah ada. Sebagai contoh kelas XI-4 yang mengadaptasi naskah “Dhemit” karya Heru Kesawa Murti, ada pula kelas XI-7 yang terinspirasi dari biografi tokoh Kiai Subkhi. Akan tetapi, beberapa kelas dapat menyusun naskah secara orisinal, seperti kelas XI-2 yang bertajuk “Ujug-ujug”. Kemudian, siswa yang menjadi pemeran akan berlatih dan menghafal dialog dalam pembelajaran. Sedangkan, tim yang akan bekerja sesuai jobdesk masing-masing.

Dalam pembelajaran kolaboratif ini, guru pengampu juga menerapkan pembelajaran berdiferensi yaitu pembelajaran yang berfokus pada minat siswa. Siswa yang berminat dalam menyusun naskah akan masuk dalam tim penulis naskah, siswa yang berminat dalam akting akan menjadi pemeran, siswa yang memiliki minat dalam pembuatan properti akan menjadi penata artistik, dan lain sebagainya.

Harapannya pembelajaran kolaboratif drama ini dapat menumbuhkan bakat siswa. Selain itu, siswa juga dapat memecahkan masalah dalam pembelajaran yang bersifat kompleks seperti pada materi drama ini. (Haj)

Berita Terkait

Agenda