Ramadhan 2025 M/1446 H menjadi momen yang istimewa bagi SMA Negeri 1 Parakan. Tahun ini, sekolah mengadakan kegiatan Pesantren Ramadhan yang berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan tahun ini lebih berfokus pada kegiatan keagamaan yang dapat mendalamkan pemahaman siswa tentang pentingnya spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa kegiatan utama yang dilaksanakan antara lain shalat Dhuha berjamaah, tadarus al-Qur’an, serta materi yang membahas isu-isu penting seperti kesehatan mental pada Gen-Z, pencegahan pernikahan dini, dan kesehatan reproduksi bagi generasi Islam.
Pesantren Ramadhan yang diadakan oleh SMA Negeri 1 Parakan berlangsung selama tujuh hari, dimulai pada hari Senin, 10 Maret 2025, dan berakhir pada hari Selasa, 18 Maret 2025. Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama antara sekolah dengan beberapa lembaga, di antaranya INISNU Temanggung, KUA Kecamatan Parakan, serta Akper al-Kautsar Temanggung. Kolaborasi antara pihak sekolah dan lembaga-lembaga tersebut menghasilkan kegiatan yang penuh manfaat dan memiliki pengaruh positif bagi para siswa, baik dari segi keagamaan maupun kesehatan mental.
Pada kegiatan ini, materi yang disampaikan sangat berbobot dan relevan dengan tantangan yang dihadapi oleh generasi muda saat ini. Salah satu materi yang disoroti adalah kesehatan mental, yang menjadi isu utama di kalangan remaja. Siswa diberi pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, terutama dalam menghadapi tekanan sosial dan emosional yang sering dialami oleh Gen-Z. Dengan adanya pengetahuan ini, diharapkan para siswa dapat lebih bijak dalam mengelola stres dan masalah psikologis yang mungkin mereka hadapi.
Selain itu, KUA Kecamatan Parakan memberikan perhatian khusus pada bahaya pernikahan dini. Para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak negatif yang timbul jika remaja untuk menikah sebelum waktunya. Pentingnya kesiapan fisik, mental, dan sosial dalam menjalani pernikahan menjadi poin utama yang ditekankan. Materi ini sangat penting sebagai langkah preventif untuk menghindari pernikahan dini yang dapat berdampak buruk bagi masa depan remaja, terutama pada aspek pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.
Adapun dari Akper al-Kautsar Temanggung memberikan materi tentang cara-cara menjaga kesehatan reproduksi agar para siswa dapat menjalani kehidupan yang sehat dan berkualitas setelah menikah dan memiliki keturunan di masa depan. Kegiatan ini menjadi bekal yang sangat bermanfaat bagi generasi muda dalam menghadapi kehidupan yang semakin kompleks.
Pada hari terakhir, Selasa 18 Maret 2025, Pesantren Ramadhan ditutup dengan pengajian peringatan Nuzulul Qur’an yang diisi oleh Ustadz Suwondo, M.Pd. Acara ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung. Selain mengajarkan tentang kemu’jizatan al-Qur’an, pengajian ini juga memberikan pencerahan bagi para siswa tentang pentingnya menjaga al-Qur’an untuk dibaca dan diamalkan pada kehidupan sehari-hari. Apalagi di bulan Ramadhan yang mulia ini, dimana al-Qur’an diturunkan di dalamnya. Semoga kita semua mampu menjadikan al-Qur’an sebagai permata hati dan penunjuk jalan kehidupan. Amin….